Bukan Cinta Biasa

Cinta Pada Allah

Ada sebuah pepatah dalam bahasa Inggris "Happiness is loving and being loved"  Kebahagiaan adalah ketika manusia bisa mencintai dan dicintai.
Cinta tertinggi yang akan menghadirkan kebahagiaan tertinggi bagi orang beriman adalah cinta pada Allah SWT

Firman Allah dalam Surat Al Baqarah ayat 165

وَالَّذِينَ آمَنُوا أَشَدُّ حُبًّا لِلَّهِ
Wal-ladziina aamanuu asyaddu hubbal-lillaah

Dan orang-orang yang beriman lebih kuat cintanya kepada Allah.

Dan Allah yang menguatkan rasa cinta di hati orang yang beriman.
Q.S. Maryam ayat 96

إِنَّ الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ سَيَجْعَلُ لَهُمُ الرَّحْمَٰنُ وُدًّا

Innal-ladziina aamanuu wa 'amilush-shoolihaati sayaj'alu lahumur-rohmaanu wuddaa

Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan beramal saleh, kelak Allah Yang Maha Pemurah akan menanamkan dalam (hati) mereka rasa kasih sayang.

Ibnu Qayyim Al-Jauziyah mengibaratkan tentang bentuk cinta kepada Allah itu ibarat pohon dalam hati,
a. Akarnya adalah merendahkan diri di hadapan Allah SWT
b. Batangnya adalah mengenal nama dan sifatNya,
c. Rantingnya adalah rasa takut kepada (siksa)Nya,
d. Daunnya adalah rasa malu terhadap-Nya,
e. Buah yang dihasilkan adalah taat kepadaNya.
f. Penyiramnya adalah zikir kepadaNya.

Kapanpun jika amalan-amalan tersebut berkurang maka berkurang pulalah kecintaan kepada Allah. (Raudlatul Muhibin, 409, Darush Shofa).

Dan cara mencintai Allah, sudah dicontohkan oleh Rasulullah, dan orang yang beriman harus mencontoh pada perilaku Rasulullah SAW, dalam Q.S. Ali Imran ayat 31 dijelaskan

قُلْ إِنْ كُنْتُمْ تُحِبُّونَ اللَّهَ فَاتَّبِعُونِي يُحْبِبْكُمُ اللَّهُ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ ۗ وَاللَّهُ غَفُورٌ رَحِيمٌ

Katakanlah: "Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu". Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

Salah satu cara Rasulullah mencintai Allah adalah beliau selalu mengingat/dzikir pada Allah dalam setiap waktu

كانَ النبيُّ صَلَّى اللَّهُ عليه وسلَّمَ يَذْكُرُ اللَّهَ علَى كُلِّ أحْيَانِهِ

kaanan-Nabiyyu shollalloohu 'alaihi wasallam yadzkurullooha 'ala kulli ahyaanihi

Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam berdizkir kepada Allah di setiap keadaannya.
HR. Muslim no. 373

Syekh Nawawi dalam kitab yang ditulisnya menyampaikan sebagian ulama berkata cinta kepada Allah memiliki 10 arti, bila dilihat dari segi seorang hamba yang mencintai-Nya.

Pertama, meyakini kebaikan Allah
Kedua,  meyakini Allah yang memberi nikmat dan anugerah kepada mereka.
Ketiga, hamba meyakini bahwa Allah tidak ada bandingannya dengan siapapun dan apapun.
Keempat, meyakini hukum-hukum Allah.
Kelima, tidak akan pernah berpaling dari Allah
Keenam, selalu merasa tidak butuh pada Allah.
Ketujuh, selalu menyebut atau berzikir Allah dengan zikir yang terbaik.
Kedelapan, senang melaksanakan ibadah-ibadah fardhunya dan dan sunah-sunna.
Kesembilan, senang jika mendengar orang lain sedang memuji Allah dan beribadah kepada-Nya
Kesepuluh, jika hamba mendengar orang lain berzikir Allah maka dia peduli dan menolongnya

Terimakasih
A Ahsan Jihadan
Tegalmulyo RT 05 RW O5 Kepek Wonosari
Ahsan Jihadan (YouTube channel)
ajihadan@gmail.com (email)
Ahsan Jihadan (FB)
@a_jihadan (IG)